News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejarah dan Asal-usul Shalat Tarawih

Shalat tarawih adalah ibadah sunnah di bulan suci Ramadhan. Namun istilah shalat tarawih belum ada di masa Nabi Muhammad SAW. Lalu bagaimanakah sejarahnya?
Minggu, 17 Maret 2024 - 03:00 WIB
Sejarah dan Asal Usul Shalat Tarawih
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Shalat tarawih adalah ibadah sunnah di bulan suci Ramadhan.

Namun ternyata istilah shalat tarawih belum ada di masa Nabi Muhammad SAW.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan tidak ada hadis yang menyebutkan istilah shalat tarawih.

Lalu bagaimana sejarah dan asal usul dari shalat tarawih?

Berikut penjelasannya yang dilansir tvOnenews.com dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Shalat tarawih disebut juga dengan shalat Qiyam Ramadhan.

Adapun tujuan dari shalat tarawih adalah untuk menghidupkan malam-malam di bulan Ramadhan.

Shalat Tarawih di Masa Rasulullah SAW


Sejarah dan Asal-usul Shalat Tarawih (Sumber: pixabay/yusseyhan)

Pada zaman Rasulullah, istilah tarawih belumlah ada. 

Rasulullah SAW bahkan dalam hadis-hadisnya juga tidak pernah menyebut kata-kata tarawih.

Semua bentuk ibadah sunnah yang dilaksanakan pada malam hari, lebih terkenal disebut qiyam Ramadhan, bukan dengan kata tarawih.

Adapun shalat tarawih yang dicontohkan Rasulullah SAW pertama kali dikerjakan pada 23 Ramadhan tahun kedua Hijriyah. 

Pada masa itu, Rasulullah SAW mengerjakannya tidak selalu di masjid, Baginda Nabi kadang melaksanakannya di rumah.

Hal ini sebagaimana banyak ditemukan dalam teks-teks hadis.

Salah satunya yang diriwayatkan Imam Muslim berikut ini.

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى فِي الْمَسْجِدِ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَصَلَّى بِصَلَاتِهِ نَاسٌ ثُمَّ صَلَّى مِنْ الْقَابِلَةِ فَكَثُرَ النَّاسُ ثُمَّ اجْتَمَعُوا مِنْ اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ أَوْ الرَّابِعَةِ فَلَمْ يَخْرُجْ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ قَدْ رَأَيْتُ الَّذِي صَنَعْتُمْ فَلَمْ يَمْنَعْنِي مِنْ الْخُرُوجِ إِلَيْكُمْ إِلَّا أَنِّي خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ قَالَ وَذَلِكَ فِي رَمَضَانَ

“Pada suatu malam (di bulan Ramadhan), Rasulullah ﷺ shalat di Masjid, lalu diikuti beberapa orang sahabat. Kemudian (pada malam kedua) beliau shalat lagi, dan ternyata diikuti banyak orang. Dan pada malam ketiga atau keempat mereka berkumpul, namun Rasulullah ﷺ tidak keluar sholat bersama mereka. Maka setelah pagi, beliau bersabda, “Sesungguhnya aku tahu apa yang kalian lakukan semalam. Tiada sesuatu pun yang menghalangiku untuk keluar dan salat bersama kalian, hanya saja aku khawatir (shalat itu) akan diwajibkan atas kalian.” (HR Muslim, No 1270)

Dari hadits di atas maka jelas tidak ada penyebutan shalat tarawih secara khusus oleh Rasulullah SAW. 

Baginda Rasul SAW melaksanakan shalat tarawih di masjid pada beberapa kali kesempatan dan kemudian diikuti antusiasme tinggi dari para jamaah.

Akhirnya pada malam ketiga dan keempat sebagaimana yang disebut hadis tersebut, Rasulullah SAW justru tidak keluar untuk melaksanakan shalat di masjid, padahal sahabat dan yang lainnya sudah menunggu Nabi SAW.

Hingga akhirnya beliau tidak melanjutkan shalat tersebut pada malam-malam berikutnya.

Dari hadis itu dijelaskan bahwa penyebab dari tidak keluarnya Nabi SAW karena kekhawatirannya apabila Allah SWT menurunkan kewajiban untuk shalat tersebut bagi umatnya. 

Baginda Rasul SAW takut membebankan umat Islam di generasi selanjutnya.

Shalat Tarawih di Masa Sahabat Abu Bakar RA dan Umar bin Khattab


Sejarah dan Asal-usul Shalat Tarawih (Sumber: pixabay/ewy2008)

Pada masa Abu Bakar RA menjabat sebagai khalifah, umat Islam melaksanakan shalat Tarawih secara sendiri-sendiri atau berkelompok mulai dari tiga hingga enam orang. 

Saat Abu Bakar memimpin, belum ada kebiasaan untuk shalat tarawih berjamaah dengan satu imam di masjid.

Hingga kemudian ketika masa kepemimpinan Umar bin Khattab RA, shalat tarawih berubah keadaannya.

Sahabat Umar RA berinisiatif untuk menggelar shalat tarawih di masjid secara berjamaah. 

Hal ini dilakukannya sebab menyaksikan umat Islam yang melaksanakan shalat tarawih dengan tidak kompak.

Sebagian dari umat Islam saat itu, ada yang shaolat sendiri-sendiri dan ada yang berjamaah.


Sejarah dan Asal-usul Shalat Tarawih (Sumber: ANTARA)

Sementara dalam buku Sejarah Tarawih karya Ahmad Zarkasih, dijelaskan bahwa kata tarawih merupakan bentuk jamak dari kata tarwih yang berarti istirahat. 

Istilah tersebut ternyata tidak dikenal pada masa Nabi Muhammad SAW. 

Sebab, beliau menyebut shalat tarawih dengan istilah qiyam Ramadhan.

Sementara menurut Imam al-Mawardzi dalam Kitab Qiyam Ramadhan disebutkan bahwa terdapat beberapa kemungkinan shalat sunnah ini disebut dengan tarawih. 

Salah satunya ketika apa yang terjadi pada masa Umar bin Khattab menjabat sebagai khalifah.

“Dari al-Hasan ra, Umar RA memerintahkan kepada Ubai untuk menjadi imam pada qiyam Ramadhan, dan mereka tidur di seperempat pertama malam. Kemudian mengerjakan shalat di dua per empat malam setelahnya dan selesai di satu per empat malam terakhir, mereka pun pulang dan sahur. Mereka membaca 5 sampai 6 ayat pada setiap rakaat. Dan sholat dengan 18 rakaat salam setiap 2 rakaat dan memberikan mereka istirahat sekadar berwudhu dan menunaikan sholat hajat mereka.” (Lihat Imam al-Mawardzi, Kitab Qiyam Ramadhan, h 59)

Maka berdasarkan hadis itu, bisa jadi hal peristiwa di atas menjadi alasan mengapa shalat ini disebut dengan tarawih. 

Sebab, pada zaman Umar bin Khattab RA pelaksanaan shalat tarawih memberi banyak “Tarwih” alias “istirahat” untuk para makmum di setiap selesai dua rakaat.

Itulah sejarah dan asal-usul shalat tarawih, ibadah sunnah di bulan Ramadhan.

Meski bukan merupakan shalat wajib, sebaiknya setiap Muslim tetap melaksanakannya.

Hal ini karena bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah dimana pahala berlipat-lipat bagi seorang Muslim yang melakukan ibadah apapun.

Selain itu, anjuran untuk melaksanakan shalat tarawih banyak disinggung dalam beberapa hadis Nabi Muhammad SAW.

Oleh karenanya, banyak umat Islam yang ingin mendapat kemuliaan Ramadhan dengan melaksanakan shalat tarawih di masjid.

Bahkan sebagian yang lain dari umat Islam akan sengaja beritikaf di masjid selama Ramadhan atau pada waktu-waktu tertentu untuk mengoptimalkan ibadah mereka.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu’alam

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persiapan Cuma 5 Hari, Hector Souto Bongkar Strategi Timnas Futsal Indonesia Hadapi Brunei Darussalam

Persiapan Cuma 5 Hari, Hector Souto Bongkar Strategi Timnas Futsal Indonesia Hadapi Brunei Darussalam

Timnas Futsal Indonesia bersiap memulai petualangannya di ajang Piala AFF Futsal 2026. Skuad Garuda dijadwalkan akan langsung bentrok dengan Brunei Darussalam -
Bestie Megawati Hangestri Kembali Coba Peruntungan di Liga Voli Korea, Eks Proliga Ini Ikut Meramaikan

Bestie Megawati Hangestri Kembali Coba Peruntungan di Liga Voli Korea, Eks Proliga Ini Ikut Meramaikan

Seleksi Liga Voli Korea 2026-2027 diikuti banyak pemain top, termasuk rekan Megawati Hangestri dan eks Proliga. Persaingan ketat bakal tersaji di Praha.
Bung Ropan Curigai Lawan Timnas Indonesia, hingga John Herdman 'Blusukan' ke Lombok Ketemu Ayah Emil Audero

Bung Ropan Curigai Lawan Timnas Indonesia, hingga John Herdman 'Blusukan' ke Lombok Ketemu Ayah Emil Audero

Pembahasan soal Timnas Indonesia kembali memanas dan jadi sorotan publik. Berikut rangkuman kabar terpopuler seputar skuad John Herdman yang kini jadi sorotan.
Meski Baru Tiba dari China, Tandem Baru Megawati Hangestri Ini Jadi Kunci Kemenangan JPE atas Popsivo Polwan: Saya Tidak

Meski Baru Tiba dari China, Tandem Baru Megawati Hangestri Ini Jadi Kunci Kemenangan JPE atas Popsivo Polwan: Saya Tidak

Irina Voronkova, tandem baru Megawati Hangestri langsung tampil gemilang, membawa Jakarta Pertamina Enduro mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-1.
Meski Baru Tiba dari China, Tandem Baru Megawati Hangestri Ini Jadi Kunci Kemenangan JPE atas Popsivo Polwan: Saya Tidak

Meski Baru Tiba dari China, Tandem Baru Megawati Hangestri Ini Jadi Kunci Kemenangan JPE atas Popsivo Polwan: Saya Tidak

Irina Voronkova, tandem baru Megawati Hangestri langsung tampil gemilang, membawa Jakarta Pertamina Enduro mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-1.
UIN Jakarta Pilih Jalur Hukum Usai Dugaan Aksi Pengrusakan dan Pencoptan Plang BMN

UIN Jakarta Pilih Jalur Hukum Usai Dugaan Aksi Pengrusakan dan Pencoptan Plang BMN

Universitas Islam Negeri Syarif Jakarta (UIN) mendapati adanya dugaan pengrusakan serta pencopotan plang penanda Barang Milik Negara (BMN) disejumlah lokasi aset negara pada Kementerian Agama.(Kemenag) yang dikelola pihaknya.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon sempat titip pesan untuk Megawati Hangestri jelang laga JPE vs Popsivo Polwan semalam. Kini, dia telah pulang ke Korea Selatan.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Jadwal 'Horor' Menanti Skuad Garuda, Erick Thohir Beberkan Nasib John Herdman Usai Debut di FIFA Series 2026

Jadwal 'Horor' Menanti Skuad Garuda, Erick Thohir Beberkan Nasib John Herdman Usai Debut di FIFA Series 2026

Ketua Umum PSSI Erick Thohir secara resmi memaparkan peta jalan serta agenda padat yang akan dihadapi Timnas Indonesia. Hal ini disampaikan usai Skuad Garuda -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT